Jamu Bhayangkara FC tanpa Kei Sano, PSS Sleman Andalkan Pemain Lokal

Sleman: PSS Sleman tak akan diperkuat Kei Sano ketika menjamu Bhayangkara FC pada pekan kedelapan Liga 1 Indonesia 2023/2024, Minggu 13 Agustus mendatang. Sebab, winger berpaspor Jepang itu kena skors akibat pelanggaran kartu merah saat PSS menang 3-2 atas Persikabo 1973 pada pekan sebelumnya,
 
Pelatih PSS Sleman, Marian Mihail, mengatakan bahwa Kei memiliki peran penting di dalam tim. Setidaknya, Kei sering menjadi starter atau pemain utama dalam hampir setiap pertandingan Super Elja–julukan PSS.
 
“Ada beberapa pemain yang saat ini masih dibekap cedera dan terkena larangan bermain seperti Kei Sano,” kata Mihail di Sleman, Jumat (11/8/2023).

Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski demikian, Mihail berupaya bangkit dengan situasi itu dengan mengandalkan para penggawa lokal yang tersedia, seperti Bayu Setiawan, Hokky Caraka, dan Esteban Vizcarra. Menurutnya, para pemain tersebut memiliki kualitas yang sama dengan Sano. 
 
“Hal tersebut tidak menjadi masalah karena kami memiliki pemain lain yang siap bermain. Mereka memiliki level yang sama untuk membantu PSS meraih kemenangan lagi di laga berikutnya,” kata pelatih kelahiran 7 Mei 1958 tersebut.
 
Hokky Caraka sedang berada dalam tren positif usai mencetak gol perdana ketika PSS menekuk Persikabo. Sementara itu, Bayu Setyawan menjadi starter dalam dua laga terakhir untuk menggantikan Abduh Lestaluhu. Sementara itu, Esteban Vizcarra merupakan pemain naturalisasi asal Argentina yang kaya pengalaman.
 
Selain terkendala dengan absennya Sano, Mihail juga tengah menghadapi situasi tren negatif PSS yang belum pernah menang di kandang sendiri–Stadion Maguwoharjo sejak awal musim ini. Namun, Super Elja baru kembali ke jalur kemenangan ketika menaklukkan Persikabo pada pekan lalu. 
 
“Saya harap mereka mampu menampilkan kembali permainan yang menarik dan bagus untuk laga berikutnya,” kata Mihail.
 
Sementara itu, Bhayangkara FC sebagai calon lawan PSS malah memiliki catatan lebih buruk sebelum bertanding. Mereka sedang berada di zona merah urutan ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 4 poin karena baru menang sekali dan seri sekali dalam tujuh laga yang telah dilakoni. Menanggapi itu, Mihail mengaku tidak akan menganggap remeh Bhayangkara FC
 
“Saya melihat Bhayangkara FC adalah tim yang bagus. Pasalnya, tidak ada perbedaan permainan yang mencolok dari tim papan atas dengan tim papan bawah di Liga saat ini,” tutup Mihail.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(KAH)

Quoted From Many Source

Baca Juga  Manfaatkan Bonus Demografi, Menko Airlangga: Indonesia Siap Jadi Negara Maju Berpenghasilan Tinggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *