Sedang Marak! Ini 5 Cara Edukasi Anak untuk Mencegah Pelecehan Seksual

Jakarta: Di era saat ini, tindak pelecehan dan kekerasan seksual semakin marak di masyarakat. Saat ini, bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa menjadi korbannya. Hal ini terbukti dari banyaknya kasus pelecehan dan kekerasan seksual dialami oleh anak-anak.

Para pelaku lebih banyak menjadikan anak-anak sebagai korban lantaran mereka belum tahu apa-apa dan tidak bisa melindungi diri mereka sendiri. Oleh karena itu, peran orang tua sangatlah penting.

Ada salah satu cara yang bisa diterapkan para orang tua agar anak bisa terhindar dari pelecehan seksual. Salah satunya adalah dengan cara mengedukasi mereka sedini mungkin. Berikut, Medcom.id sudah merangkum beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu membentengi anak agar terhindar dari pelecehan seksual.

1. Cobalah untuk mengajari anak tentang anatomi tubuh

Cara pertama untuk membantu anak membentengi diri adalah mengajarinya dan memperkenalkan anatomi tubuh.  Selain itu, ajari juga edukasi kepada anak tentang bagian tubuh mana saja yang tidak boleh disentuh oleh orang lain.

Dengan begitu, si kecil sudah tahu bahwa orang lain tidak boleh menyentuh bagian tubuh tertentu, mereka akan membatasi diri sehingga bisa terhindar dari pelecehan seksual. Selain itu, ajarkan juga pada si kecil dampaknya sehingga mereka semakin tahu jika pelecehan seksual adalah sesuatu yang salah.

 

2. Memperhatikan pergaulan dan lingkungan anak

Faktor penyebab anak bisa mengalami pelecehan seksual adalah lingkungannya. Cobalah untuk memperhatikan pergaulan dan lingkungan anak. Caranya dengan meminta nomor telepon anak-anak yang sering bermain dengannya atau nomor telepon orang tuanya. Dengan begitu, saat ada masalah orang tua bisa menghubungi orang terdekat anak dengan mudah.

3. Ajak bercerita agar anak bisa terbuka tentang apapun

Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya tindak kekerasan seksual adalah kebanyakan anak tidak dekat dengan orang tua. Entah orang tuanya sibuk, acuh tidak acuh dengan kehidupan anaknya, dan lain sebagainya. Padahal, anak mungkin membutuhkan teman untuk bercerita.

Baca Juga  Huawei Resmi Luncurkan MatePad Pro 13.2 dan FreeClip, Ada Bonus Senilai Rp 5,7 Juta - Fintechnesia.com

Cobalah belajar untuk menjadi orang tua yang bisa mendengarkan apapun cerita anak, langkah pertama yang harus dilakukan adalah cobalah untuk membiasakan diri bercerita hal-hal kecil kepada anak, dengan begitu anak pasti akan bisa mencontoh orang tuanya. Saat ada masalah yang mungkin menjurus pada pelecehan seksual, anak pasti akan berani bercerita kepada orang tuanya karena sejak dini ia sudah diajari agar bisa terbuka tentang masalah apapun.

 

 

4. Bantu anak untuk berani mengatakan “Tidak”

Sering kali kebanyakan orang tua menginginkan agar anaknya patuh dan menurut. Hal ini memang tidak ada salahnya selama konteks yang dimaksud adalah hal positif. Namun, tidak ada salahnya untuk mencoba membantu anak untuk mengatakan tidak, karena ini akan memberinya kepercayaan diri serta dapat membantu mengekspresikan diri. Jadi, saat nantinya ada kondisi yang menjurus ke pelecehan seksual anak bisa berani dan lantang untuk mengatakan tidak.

5. Mewanti-wanti anak

Cobalah untuk memberitahu kepada anak bahwa kejahatan tak hanya dilakukan oleh orang asing, namun bisa juga orang terdekat. Didiklah anak menjadi seseorang yang tak mudah percaya pada orang terdekat yang mencoba menyentuh mereka dengan cara buruk atau membuat mereka tak nyaman.
(SUR)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *